Minggu, 17 November 2013

'Mak Rempong

17 November 2013
What a legen-... wait for it... -dary day! Hari ini saya menemani BFF saya Ika ikutan kontes Wanita Besar Indonesia. Yang namanya "menemani" berarti bukan cuma duduk manis nonton lomba. Saya jadi fashion stylist, make up artist even jadi coach buat Ika. Pokoknya saya jadi "'Mak Rempong". Untungnya Ana, my  another BFF udah ngebantuin jadi fotografer amatiran. The greatest surprise was, Ika jadi juara ketiga, lalu  teman lain, Maida  (baru kenal, tapi sudah jadi teman baik) won the first prize, dan Punny, salah satu "anak tiri saya di Komunitas Kagumi, juara Photogenic.

Di tengah luapan kegembiraan, pujian pun mengalir. "Wow... Siapa yang make-up in Ika? Bagus, ya?". "Lea, make up nya Ika bagus, ya. Manglingin betul". Senyum saya pun melebar ear-to-ear, hidung ini pun ikut mekar. Saya belum tahu apa saya ini punya bakat jadi make up artist atau tidak. Tapi saya suka jadi 'Mak Rempong.

Kejadian hari ini pun membuat saya mengingat ke masa lampau. Selama jadi guru, banyak kali saya harus mendampingi siswa ikut lomba di tingkat Pusat: lomba debat, talk show, stand-up comedy,  story telling, spelling bee, show and tell. Sebelum lomba, kerja kerasnya adalah melatih dan membimbing mereka. Galak-galak begini, statistik menunjukkan, hampir 90% murid yang saya dampingi, masuk grand final, 70% di antaranya, jadi juara. Ternyata, saya termasuk 'Mak Rempong bertangan dingin juga.  Mengkhayal-khayal, peserta kontes bakat atau kecantikan pasti perlu 'Mak Rempong deh, apa lagi kalo si Emak ini sudah berpengalaman "mencetak" para juara.

Hmm.. kebayang juga sih kalau saya nanti jadi 'Mak Rempong profesional. Saya akan menghadiri kontes-kontes kecantikan or ratu-ratuan lainnya. Di situ saya akan cari prospek, menyebarkan kartu nama. Datang ke sekolah modelling dan mencari mereka yang potensial. Kalau saya sudah terkenal, orang yang akan mencari saya, dan saya pun akan lebih selektif memilih klien. Hihihihi.. seru juga 'kali ya? Tapi.. kira-kira.. ada gak ya yang bersedia membayar untuk jasa 'Mak Rempong, kalau pun memang ada, berapa ya? Hmm...







0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda